Sumsel-8 Raih Zhan Tianyou Award 2026, Catat Pengakuan Internasional di Bidang Rekayasa
22 Sep 2026 · Penghargaan
Pengakuan atas proyek PLTU Sumsel-8 2×660 MW dalam ajang teknik sipil dan inovasi rekayasa di Tiongkok.
Chengdu, 22 September 2026 – Proyek Sumsel-8 yang dikembangkan PT Huadian Bukit Asam Power (“HBAP”) mencatatkan pencapaian penting di tingkat internasional setelah resmi menerima China Civil Engineering Zhan Tianyou Award ke-21. Penghargaan tersebut diterima oleh Vice President Director HBAP, Dody Arsadian, dalam seremoni yang berlangsung di kota Chengdu provinsi Sichuan, Tiongkok, pada 22 September 2026.
Penghargaan ini diberikan oleh China Civil Engineering Society bersama Beijing Zhan Tianyou Civil Engineering Science and Technology Development Foundation. Zhan Tianyou Award merupakan penghargaan bergengsi di bidang teknik sipil dan inovasi rekayasa di Tiongkok, yang diberikan setiap tiga tahun kepada proyek-proyek yang dinilai memiliki pencapaian menonjol dalam aspek kualitas, keselamatan, inovasi teknologi, serta pengembangan hijau dan rendah karbon.
Pada penyelenggaraan ke-21 tahun 2026, sebanyak 100 proyek dari berbagai bidang terpilih melalui rangkaian proses yang meliputi rekomendasi dan pengajuan proyek, pemeriksaan formal, evaluasi profesional, final review, hingga verifikasi oleh Zhan Tianyou Award Steering Committee. Dari keseluruhan proyek tersebut, terdapat enam proyek dalam kategori Power Engineering, salah satunya adalah proyek PLTU Mulut Tambang Sumsel-8 berkapasitas 2×660 MW (“PLTU Tanjung Lalang”) berlokasi di Muara Enim, Sumatera Selatan.
Sumsel-8 juga disebut sebagai proyek pembangkit listrik yang berlokasi di luar Tiongkok pertama dalam sejarah Zhan Tianyou Award yang memperoleh penghargaan tersebut. Pencapaian ini memberikan posisi istimewa bagi Sumsel-8 sebagai proyek energi yang merepresentasikan kerja sama Indonesia-Tiongkok dalam industri ketenagalistrikan
Bagi HBAP, Zhan Tianyou Award merupakan pengakuan eksternal terhadap kualitas dan pencapaian proyek Sumsel-8, sekaligus menjadi bagian dari rekam jejak proyek dalam pengembangan infrastruktur energi di Indonesia.
Pengakuan tersebut juga memberikan nilai tambah bagi HBAP dalam membangun kredibilitas dan kepercayaan stakeholder, khususnya karena penghargaan diberikan melalui proses evaluasi yang melibatkan tahapan review dan verifikasi oleh lembaga dan komite penghargaan kelas internasional di Tiongkok. HBAP meyakini, penghargaan ini dipandang dapat mendukung pengembangan bisnis dan memperkuat kredibilitas perusahaan dalam kerja sama proyek baru di masa depan.
Dari Muara Enim ke Chengdu, bagi HBAP, penghargaan tersebut bukanlah titik akhir. Pencapaian ini menjadi momentum untuk terus mempertahankan standar kualitas, keselamatan, inovasi, dan keberlanjutan dalam pengelolaan PLTU Tanjung Lalang serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor energi di Indonesia.